Zaman yang terus berkembang membikin panitia lomba burung mau tidak mau wajib ikut berkembang ke era digital. Semua pekualitasan yang dulu diperbuat dengan cara manual oleh juri, kini mulai ditambah dengan alat-alat elektronik dan digital.

Ya, sebetulnya tidak ada yang bisa menandingi pekualitasan dari manusia. Tetapi, akhir-akhir tidak jarang terjadi kecurangan dalam mekualitas lomba burung yang memenyesalkan para peserta.



Sensor perekam suara ngekek Lovebird
Hal ini tidak bisa dibiarkan terus berlarut-larut, jadi salah satu event lomba burung di Jombang membikin gebrakan baru dengan mendirikan gantangan baru dan merilis sejumlah peralatan digital, salah satunya sensor perekam suara di gantangan baru alias agenda lomba burung.

Semacam yang disampaikan oleh Burungnews.com (13/12/2017), anggaran pembangunan gantangan baru bernama Geneng BC (GBC) ini memakan anggaran kurang lebih Rp 60 jutaan.

Jadi, jangan kaget apabila kelak suasana lomba tidak seramai yang biasanya. Maksudnya tanpa teriakan dari penonton. Sebab faktor ini kemungkinan wajib diperbuat panitia lomba supaya pekualitasan dari sensor pendeteksi suara dan kerja Lovebird terus maksimal.

Baca juga: Penelitian Tutorial Memahami Settingan Lovebird Lomba dalam 1 Bulan

Cara kerja sensor perekam suara ngekek Lovebird
Nah, alat sensor perekam suara ini bakal terhubung ke perangkat mobile, semacam device dan tablet. Apabila ada Lovebird yang ngekek, maka dengan cara otomatis desain di software device bakal menunjukkan warna hijau sesuai nomor gantangan.



Juri yang berada di lapangan bertugas menekan tombol warna hijau tersebut. Begitu tombol hijau ditekan, maka software bakal mulai menghitung berapa lama durasi Lovebird ngekek.

Hasilnya dikirim langsung ke komputer pusat dan tercatat di database. Seusai semua pekualitasan berakhir, maka penghitungan tadi bakal keluar dalam bentuk kertas print out.

Lomba burung jujur dan adil
Dengan begitu, diinginkan event-event lomba burung bisa terlaksana dengan cara jujur dan adil tanpa kecurangan sedikitpun.

Pihak juri yang biasa dianggap curang pun bisa berlaku jujur tanpa kolusi, korupsi, dan nepotisme.

“Tidak ada kolusi, korupsi kualitas maupun nepotisme, semua kualitas terdata otomatis,” kata Abar Sugik, inovator GBC.

Selain itu, akibat positif dari gantangan dengan teknologi digital semacam ini semua burung bisa terpantau dengan baik meski berada di pinggir, pojok, maupun tengah.

Baca juga: 10 Lovebird Termahal di Indonesia Seusai Menang Lomba

Pemasangan alat sensor perekam suara
Rencananya, alat sensor perekam suara burung ini bakal dipasang pada hari Kamis, 14 Desember 2017. Nantinya, peserta bisa merasakan teknologi canggih ini pada gelaran hari Minggu, 17 Desember 2017.

Pekualitasan lomba burung tidak sepenuhnya memakai alat perekam suara. Untuk hari Minggu mendatang sebab tetap dalam bagian uji coba pertama kali, maka pekualitasan tetap memakai juri konvensional. Nah, pemakaian teknologi ini untuk pembanding dengan hasil pekualitasan juri.

Apabila hasil pekualitasan dari alat sensor perekam suara berhasil, maka berikutnya pekualitasan Lovebird di GBC bakal memakai sensor suara.

“Sebab hari Minggu baru kali pertama diuji coba, maka pekualitasan pada hari Minggu besok tetap tetap pakai juri semacam biasanya, sedangkan alat ini sebagai data pembanding. Bila di eksperimen pertama ini berhasil, maka berikutnya pekualitasan Lovebird bakal seterusnya pakai sensor alat suara,” lanjutnya.

Baca juga: Tutorial Panitia Lomba Memeriksa Pesertanya Lovebird Paud alias Lovebird Dewasa

Lokasi gantangan baru GBC
Apabila Kamu ingin menonton bagaimana kinerja alat perekam pendeteksi suara burung di perlombaan dengan cara langsung, Kamu bisa datang ke arena GBC yang terletak di Jalan Madura No. 47, Jombang.

Demikian teknologi terakhir yang disematkan pada lomba burung di Jombang. Semoga ke depannya semua gelaran lomba burung lain telah memakai teknologi canggih.

Tetapi, satu faktor yang butuh diperhatikan. Tingkat sensitivitas alat tersebut wajib sangatlah bisa mendeteksi dan merekam satu burung saja. Jadi, kalau bisa setiap sangkar burung diberi satu alat, supaya suara burung lain tidak terekam pada pekualitasan. Apabila suara ngekek Lovebird lain ikut terekam, maka hasil pekualitasannya menjadi tidak valid.

Apabila postingan Burungnya.com berguna, jangan lupa like dan bagikan ke kawan-kawan kalian. Thanks.